peng-alam-an suwung

View: New views
20 Messages — Rating Filter:   Alert me  
< Prev | 1 - 2 | Next >

peng-alam-an suwung

by edy_pekalongan :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .

=======++++++   peng-alam-an Suwung   ========++++++++

teman mengatakan
suwung adalah kekosongan
tidak ada apa apa hanya kehampa - an
suwung kok dibilang kosong melompong
aku menganggap itu sebuah kata kata bohong


 pengalaman ku di alam suwung
merasa diri ini lenyap
melebur menjadi satu
sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau  mereka

yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
seperti daun yang sadar
 merupakan bagian dari pohon

hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
dan merasa terpisah dari batang
ketika mengalami ini
tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
yang saling berkaitan.


ketika menyadari ini
peng -alam-an suwung
adalah merupakan pengalaman
satu ikatan penuh
seperti lingkaran sempurna
tidak ada ujungnya

apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan

aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
berusaha tidak hanyut di dalamnya
dengan tetap menjaga kewaspadaan
dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan

sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
dua kata yang
 merangkum prinsip menjalani kehidupan
eling lan waspodo

terima kasih kepada
leluhur yang meninggalkan warisan ini.

peng- alam - an suwung ini
hanya sebuah pengalaman pribadi
tidak ada yang ditutup tutupi
karena tidak ada lagi tutup  

jangan dipelajari
karena ini bukan pelajaran
tapi pengalaman
alam-mi  saja

5 juli 2008

 --------
kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
syair ,silahken saja.


salam,
edy
pekalongan





Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

flashback juga ya ---

pernah juga suatu masa yang lalu dan masih kini
dalam posisi berbaring hendak tidur
sesaat setelah memejamkan mata
sekejap saja aku ada diangkasa
sangat banyak bintang besar dan begitu dekat rasanya
dan langit  kubah maha besar saja

aku tak ada
hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
mana tubuhku?
aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang "sini"
juga

dalam kesadaran dua tempat dua kondisi
aku berpikir, lalu perlahan lenyaplah pemandangan angkasa dan semua
isinya
aku tahu dan sadar posisi tubuhku semula

kucoba pejamkan mata dengan pasrah penuh kenangan
lalu terulang lagi, dua posisi, satu tubuh fisik dan satu kesadaran
dalam kandungan angkasa tanpa ada rasa tubuh, tanpa gerakku, hanya ada
aku bahagia saja
aku disana
aku juga disini
disana dan disini bersatu
aku kembali dari perjalanan tanpa pernah pergi, dengan kenangan bahagia,
damai dan tenang
demikian terjadi, demikian hidup, hidup berlanjut terus dengan kendaraan
tubuhku dibumi ini
dan kesadaran, aku  sadar ada di sana..nun jauh...sekaligus
dekat..mendekap mesra

--sudjanto--


--- In Spiritual-Indonesia@..., "edy_pekalongan"
<edy_pekalongan@...> wrote:

>
> aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .
>
> =======++++++   peng-alam-an Suwung   ========++++++++
>
> teman mengatakan
> suwung adalah kekosongan
> tidak ada apa apa hanya kehampa - an
> suwung kok dibilang kosong melompong
> aku menganggap itu sebuah kata kata bohong
>
>
>  pengalaman ku di alam suwung
> merasa diri ini lenyap
> melebur menjadi satu
> sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau  mereka
>
> yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
> seperti daun yang sadar
>  merupakan bagian dari pohon
>
> hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
> dan merasa terpisah dari batang
> ketika mengalami ini
> tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
> yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
> dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
> yang saling berkaitan.
>
>
> ketika menyadari ini
> peng -alam-an suwung
> adalah merupakan pengalaman
> satu ikatan penuh
> seperti lingkaran sempurna
> tidak ada ujungnya
>
> apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
> kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
> yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan
>
> aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
> berusaha tidak hanyut di dalamnya
> dengan tetap menjaga kewaspadaan
> dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan
>
> sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
> dua kata yang
>  merangkum prinsip menjalani kehidupan
> eling lan waspodo
>
> terima kasih kepada
> leluhur yang meninggalkan warisan ini.
>
> peng- alam - an suwung ini
> hanya sebuah pengalaman pribadi
> tidak ada yang ditutup tutupi
> karena tidak ada lagi tutup
>
> jangan dipelajari
> karena ini bukan pelajaran
> tapi pengalaman
> alam-mi  saja
>
> 5 juli 2008
>
>  --------
> kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
> syair ,silahken saja.
>
>
> salam,
> edy
> pekalongan
>



Re: Re: peng-alam-an suwung

by adji mudhita :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

----- Original Message -----
From: "benediktus_sudjanto" <b_sdjnto@...>

> aku tak ada
> hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> mana tubuhku?
> aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang "sini"
> juga
==================

dear mas djanto,

kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa? apakah
aku juga?

mohon pencerahannya mas :-)

salam,
am


Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Am,

Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh atau
bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas. Karena
begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal tak pergi
dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau kenangannya masih
ada).

Salam
sudjanto

--- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
<sangwaktu@...> wrote:
>
> ----- Original Message -----
> From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
>
> > aku tak ada
> > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> > mana tubuhku?
> > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang
"sini"
> > juga
> ==================
>
> dear mas djanto,
>
> kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa?
apakah
> aku juga?
>
> mohon pencerahannya mas :-)
>
> salam,
> am
>



Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Am,

tambahan: "aku tak ada" itu karena kesadaran fisik masih melekat saat
pertama ada di alam "sana", jadi kalau bukan puitis, maka kalimatnya
"aku tak ada tubuh fisikku" (tak ada fisik kok bisa menikmati
pemandangan) berarti aku ada walau tak ada (fisiknya).

Salam,
sudjanto

--- In Spiritual-Indonesia@..., "benediktus_sudjanto"
<b_sdjnto@...> wrote:
>
> Mas Am,
>
> Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh atau
> bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas. Karena
> begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal tak
pergi
> dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau kenangannya
masih

> ada).
>
> Salam
> sudjanto
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> sangwaktu@ wrote:
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> >
> > > aku tak ada
> > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> > > mana tubuhku?
> > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang
> "sini"
> > > juga
> > ==================
> >
> > dear mas djanto,
> >
> > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa?
> apakah
> > aku juga?
> >
> > mohon pencerahannya mas :-)
> >
> > salam,
> > am
> >
>



Re: Re: peng-alam-an suwung

by adji mudhita :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

mas Djanto,

terima kasih ya untuk pencerahannya.

nambah nih mas pertanyaan nya, boleh ya :-) apakah mungkin 'yang merasa ada'
itu tidak ada?

salam,
am
.

----- Original Message -----
From: "benediktus_sudjanto" <b_sdjnto@...>
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Sent: Friday, July 04, 2008 5:41 PM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung


> Mas Am,
>
> Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh atau
> bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas. Karena
> begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal tak pergi
> dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau kenangannya masih
> ada).
>
> Salam
> sudjanto
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> <sangwaktu@...> wrote:
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
> >
> > > aku tak ada
> > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> > > mana tubuhku?
> > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang
> "sini"
> > > juga
> > ==================
> >
> > dear mas djanto,
> >
> > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa?
> apakah
> > aku juga?
> >
> > mohon pencerahannya mas :-)
> >
> > salam,
> > am
> >
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Am,

Kalau yang dimaksud dengan "ada" adalah dengan adanya tubuh "fisik" maka
memang tak ada fisiknya. Tetapi sadar bahwa ada "aku" yang "hidup".

Salam,
sudjanto

--- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
<sangwaktu@...> wrote:
>
> mas Djanto,
>
> terima kasih ya untuk pencerahannya.
>
> nambah nih mas pertanyaan nya, boleh ya :-) apakah mungkin 'yang
merasa ada'

> itu tidak ada?
>
> salam,
> am
> .
>
> ----- Original Message -----
> From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
> To: Spiritual-Indonesia@...
> Sent: Friday, July 04, 2008 5:41 PM
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
>
>
> > Mas Am,
> >
> > Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh atau
> > bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> > Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas. Karena
> > begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal tak
pergi
> > dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau kenangannya
masih

> > ada).
> >
> > Salam
> > sudjanto
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > sangwaktu@ wrote:
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > >
> > > > aku tak ada
> > > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> > > > mana tubuhku?
> > > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> > > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang
> > "sini"
> > > > juga
> > > ==================
> > >
> > > dear mas djanto,
> > >
> > > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa?
> > apakah
> > > aku juga?
> > >
> > > mohon pencerahannya mas :-)
> > >
> > > salam,
> > > am
> > >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>



Re: Re: peng-alam-an suwung

by adji mudhita :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

terima kasih mas Djanto.

salam,
am
.

----- Original Message -----
From: "benediktus_sudjanto" <b_sdjnto@...>
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Sent: Friday, July 04, 2008 5:57 PM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung


> Mas Am,
>
> Kalau yang dimaksud dengan "ada" adalah dengan adanya tubuh "fisik" maka
> memang tak ada fisiknya. Tetapi sadar bahwa ada "aku" yang "hidup".
>
> Salam,
> sudjanto
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> <sangwaktu@...> wrote:
> >
> > mas Djanto,
> >
> > terima kasih ya untuk pencerahannya.
> >
> > nambah nih mas pertanyaan nya, boleh ya :-) apakah mungkin 'yang
> merasa ada'
> > itu tidak ada?
> >
> > salam,
> > am
> > .
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
> > To: Spiritual-Indonesia@...
> > Sent: Friday, July 04, 2008 5:41 PM
> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
> >
> >
> > > Mas Am,
> > >
> > > Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh atau
> > > bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> > > Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas. Karena
> > > begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal tak
> pergi
> > > dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau kenangannya
> masih
> > > ada).
> > >
> > > Salam
> > > sudjanto
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > > sangwaktu@ wrote:
> > > >
> > > > ----- Original Message -----
> > > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > > >
> > > > > aku tak ada
> > > > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan semesta
> > > > > mana tubuhku?
> > > > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku berbaring
> > > > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana" yang
> > > "sini"
> > > > > juga
> > > > ==================
> > > >
> > > > dear mas djanto,
> > > >
> > > > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > > > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu siapa?
> > > apakah
> > > > aku juga?
> > > >
> > > > mohon pencerahannya mas :-)
> > > >
> > > > salam,
> > > > am
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > > ------------------------------------
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Oh ya Mas Am, tambahan, energi Roh itu sebagiannya masih ada di
"angkasa" dan sisanya ada bersama tubuh fisik ini, antara yang "disana"
dan "disini" dihubungkan melalui apa yang disebut sebagai Silver Cord,
makanya kalau "mangkat" Silver Cord nya putus dari tubuh fisik dan
kembali ke "sana". Secara logika, mungkin dalam pengalaman saya itu,
antara bagian Roh yang masih konek dengan tubuh dengan bagian sisa unit
Roh yang di "sana" nyambung melalui kesadaran diri.

Salam,
sudjanto

--- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
<sangwaktu@...> wrote:

>
> terima kasih mas Djanto.
>
> salam,
> am
> .
>
> ----- Original Message -----
> From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
> To: Spiritual-Indonesia@...
> Sent: Friday, July 04, 2008 5:57 PM
> Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
>
>
> > Mas Am,
> >
> > Kalau yang dimaksud dengan "ada" adalah dengan adanya tubuh "fisik"
maka

> > memang tak ada fisiknya. Tetapi sadar bahwa ada "aku" yang "hidup".
> >
> > Salam,
> > sudjanto
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > sangwaktu@ wrote:
> > >
> > > mas Djanto,
> > >
> > > terima kasih ya untuk pencerahannya.
> > >
> > > nambah nih mas pertanyaan nya, boleh ya :-) apakah mungkin 'yang
> > merasa ada'
> > > itu tidak ada?
> > >
> > > salam,
> > > am
> > > .
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > > To: Spiritual-Indonesia@...
> > > Sent: Friday, July 04, 2008 5:41 PM
> > > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
> > >
> > >
> > > > Mas Am,
> > > >
> > > > Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh
atau
> > > > bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> > > > Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas.
Karena
> > > > begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal
tak
> > pergi
> > > > dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau
kenangannya

> > masih
> > > > ada).
> > > >
> > > > Salam
> > > > sudjanto
> > > >
> > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > > > sangwaktu@ wrote:
> > > > >
> > > > > ----- Original Message -----
> > > > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > > > >
> > > > > > aku tak ada
> > > > > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan
semesta
> > > > > > mana tubuhku?
> > > > > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku
berbaring
> > > > > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana"
yang
> > > > "sini"
> > > > > > juga
> > > > > ==================
> > > > >
> > > > > dear mas djanto,
> > > > >
> > > > > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > > > > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu
siapa?

> > > > apakah
> > > > > aku juga?
> > > > >
> > > > > mohon pencerahannya mas :-)
> > > > >
> > > > > salam,
> > > > > am
> > > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > ------------------------------------
> > > >
> > > > Yahoo! Groups Links
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>



Re: Re: peng-alam-an suwung

by adji mudhita :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

mas Djanto, terima kasih untuk tambahannya, bisa dimengerti oleh saya apa
yang dijelaskan.

salam,
am
.


----- Original Message -----
From: "benediktus_sudjanto" <b_sdjnto@...>
To: <Spiritual-Indonesia@...>
Sent: Friday, July 04, 2008 6:14 PM
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung


> Oh ya Mas Am, tambahan, energi Roh itu sebagiannya masih ada di
> "angkasa" dan sisanya ada bersama tubuh fisik ini, antara yang "disana"
> dan "disini" dihubungkan melalui apa yang disebut sebagai Silver Cord,
> makanya kalau "mangkat" Silver Cord nya putus dari tubuh fisik dan
> kembali ke "sana". Secara logika, mungkin dalam pengalaman saya itu,
> antara bagian Roh yang masih konek dengan tubuh dengan bagian sisa unit
> Roh yang di "sana" nyambung melalui kesadaran diri.
>
> Salam,
> sudjanto
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> <sangwaktu@...> wrote:
> >
> > terima kasih mas Djanto.
> >
> > salam,
> > am
> > .
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@...
> > To: Spiritual-Indonesia@...
> > Sent: Friday, July 04, 2008 5:57 PM
> > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
> >
> >
> > > Mas Am,
> > >
> > > Kalau yang dimaksud dengan "ada" adalah dengan adanya tubuh "fisik"
> maka
> > > memang tak ada fisiknya. Tetapi sadar bahwa ada "aku" yang "hidup".
> > >
> > > Salam,
> > > sudjanto
> > >
> > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > > sangwaktu@ wrote:
> > > >
> > > > mas Djanto,
> > > >
> > > > terima kasih ya untuk pencerahannya.
> > > >
> > > > nambah nih mas pertanyaan nya, boleh ya :-) apakah mungkin 'yang
> > > merasa ada'
> > > > itu tidak ada?
> > > >
> > > > salam,
> > > > am
> > > > .
> > > >
> > > > ----- Original Message -----
> > > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > > > To: Spiritual-Indonesia@...
> > > > Sent: Friday, July 04, 2008 5:41 PM
> > > > Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: peng-alam-an suwung
> > > >
> > > >
> > > > > Mas Am,
> > > > >
> > > > > Kesadaran bahwa aku ada dan dapat menikmati, cuma tak ada tubuh
> atau
> > > > > bentuk, hanya sadar ada, begitu Mas. Yang cerita ya aku juga.
> > > > > Kalau pakai logika matematis, 1+1=2 dst ya tak nyambung Mas.
> Karena
> > > > > begitu dipikir, analisa, ya "kembali" kebumi lagi Mas (padahal
> tak
> > > pergi
> > > > > dan masih di bumi), pemandangannya bisa lenyap (walau
> kenangannya
> > > masih
> > > > > ada).
> > > > >
> > > > > Salam
> > > > > sudjanto
> > > > >
> > > > > --- In Spiritual-Indonesia@..., "--- sangwaktu"
> > > > > sangwaktu@ wrote:
> > > > > >
> > > > > > ----- Original Message -----
> > > > > > From: "benediktus_sudjanto" b_sdjnto@
> > > > > >
> > > > > > > aku tak ada
> > > > > > > hanya sadar bahwa aku menikmati keindahan dan keagungan
> semesta
> > > > > > > mana tubuhku?
> > > > > > > aku sadar bahwa ada aku yang masih di bumi tempatku
> berbaring
> > > > > > > juga ada aku yang tak berbentuk yang menikmati alam "sana"
> yang
> > > > > "sini"
> > > > > > > juga
> > > > > > ==================
> > > > > >
> > > > > > dear mas djanto,
> > > > > >
> > > > > > kalau aku tak ada, lalu siapa yang menikmati keindahan itu?
> > > > > > dan sekarang ini yang bercerita kenangan dan pengalaman itu
> siapa?
> > > > > apakah
> > > > > > aku juga?
> > > > > >
> > > > > > mohon pencerahannya mas :-)
> > > > > >
> > > > > > salam,
> > > > > > am
> > > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > ------------------------------------
> > > > >
> > > > > Yahoo! Groups Links
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > > ------------------------------------
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


Re: peng-alam-an suwung

by rabucin :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

salam cintakasih selalu

mas aku pernah mengalami suwung hampir dua hari,
istriku hampir 3 hari,
teman dan kakaku hampir 1 hari,

ketika mereka kutanya :

maukah dalam keadaan seperti itu,sepanjang hari ....sepanjang
waktu....jawabannya sama .....tidak mau..!!

salam suwung

--- In Spiritual-Indonesia@..., "edy_pekalongan"
<edy_pekalongan@...> wrote:

>
> aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .
>
> =======++++++   peng-alam-an Suwung   ========++++++++
>
> teman mengatakan
> suwung adalah kekosongan
> tidak ada apa apa hanya kehampa - an
> suwung kok dibilang kosong melompong
> aku menganggap itu sebuah kata kata bohong
>
>
>  pengalaman ku di alam suwung
> merasa diri ini lenyap
> melebur menjadi satu
> sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau  mereka
>
> yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
> seperti daun yang sadar
>  merupakan bagian dari pohon
>
> hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
> dan merasa terpisah dari batang
> ketika mengalami ini
> tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
> yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
> dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
> yang saling berkaitan.
>
>
> ketika menyadari ini
> peng -alam-an suwung
> adalah merupakan pengalaman
> satu ikatan penuh
> seperti lingkaran sempurna
> tidak ada ujungnya
>
> apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
> kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
> yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan
>
> aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
> berusaha tidak hanyut di dalamnya
> dengan tetap menjaga kewaspadaan
> dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan
>
> sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
> dua kata yang
>  merangkum prinsip menjalani kehidupan
> eling lan waspodo
>
> terima kasih kepada
> leluhur yang meninggalkan warisan ini.
>
> peng- alam - an suwung ini
> hanya sebuah pengalaman pribadi
> tidak ada yang ditutup tutupi
> karena tidak ada lagi tutup  
>
> jangan dipelajari
> karena ini bukan pelajaran
> tapi pengalaman
> alam-mi  saja
>
> 5 juli 2008
>
>  --------
> kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
> syair ,silahken saja.
>
>
> salam,
> edy
> pekalongan
>



Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Wah, eunak tenan ya Mas & Jeng Rabucin cs, lama banget, saya cuma short
time saja, tak lebih dari satu menit, kesannya yang lama..lama..lama...

Suwung terus ya sepi,walau damai..bosen juga kelamaan ya.
Masak di surga mendengar malaekat terus bernyanyi, main harpa, atau
memuji-muji Tuhan terus menerus, atau coitus interuptus terus-menerus
tanpa kemeng, minum anggur dan arak, klamutan madu dll, ya tetap bosan
juga.

Saya diberitahu oleh yang memberi tahu, bahwa menjadi manusia itu
dambaan para roh, mereka pada ngantri, terutama futi-2, karena justru
dengan menjadi manusia maka segala kemungkinan (potensi) tersedia dari
mula untuk disain manusia.
Ibaratnya manusia itu sudah ditempa dengan hebat, dimana semua kejahatan
dan kebaikan bersatu, usel-2an, uwek-2an dan manusia tetap survive
(sudah sesuai "grand design") sampai saat ini. Bahkan kalaupun sesudah
hari "kiamat" manusia tetap ada tapi dengan versi updated &
refined..fine...fine..begitu juga dunia ini tetap
ada..ada..ada..terus..dan terus...terang terus dan terus terang.

Salam,
sudjanto



--- In Spiritual-Indonesia@..., "rabucin" <rabucin@...>
wrote:

>
> salam cintakasih selalu
>
> mas aku pernah mengalami suwung hampir dua hari,
> istriku hampir 3 hari,
> teman dan kakaku hampir 1 hari,
>
> ketika mereka kutanya :
>
> maukah dalam keadaan seperti itu,sepanjang hari ....sepanjang
> waktu....jawabannya sama .....tidak mau..!!
>
> salam suwung
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "edy_pekalongan"
> edy_pekalongan@ wrote:
> >
> > aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .
> >
> > =======++++++   peng-alam-an Suwung   ========++++++++
> >
> > teman mengatakan
> > suwung adalah kekosongan
> > tidak ada apa apa hanya kehampa - an
> > suwung kok dibilang kosong melompong
> > aku menganggap itu sebuah kata kata bohong
> >
> >
> >  pengalaman ku di alam suwung
> > merasa diri ini lenyap
> > melebur menjadi satu
> > sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau  mereka
> >
> > yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
> > seperti daun yang sadar
> >  merupakan bagian dari pohon
> >
> > hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
> > dan merasa terpisah dari batang
> > ketika mengalami ini
> > tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
> > yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
> > dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
> > yang saling berkaitan.
> >
> >
> > ketika menyadari ini
> > peng -alam-an suwung
> > adalah merupakan pengalaman
> > satu ikatan penuh
> > seperti lingkaran sempurna
> > tidak ada ujungnya
> >
> > apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
> > kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
> > yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan
> >
> > aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
> > berusaha tidak hanyut di dalamnya
> > dengan tetap menjaga kewaspadaan
> > dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan
> >
> > sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
> > dua kata yang
> >  merangkum prinsip menjalani kehidupan
> > eling lan waspodo
> >
> > terima kasih kepada
> > leluhur yang meninggalkan warisan ini.
> >
> > peng- alam - an suwung ini
> > hanya sebuah pengalaman pribadi
> > tidak ada yang ditutup tutupi
> > karena tidak ada lagi tutup
> >
> > jangan dipelajari
> > karena ini bukan pelajaran
> > tapi pengalaman
> > alam-mi  saja
> >
> > 5 juli 2008
> >
> >  --------
> > kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
> > syair ,silahken saja.
> >
> >
> > salam,
> > edy
> > pekalongan
> >
>



Re: peng-alam-an suwung

by rabucin :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

salam cintakasih selalu

Mas Bens,
ketika dalam keadaan suwung, kami tidak terpisah dengan badan
phisik...masih menjalankan aktifitas sehari hari, namun tidak merespon
apapun, mengalir begitu saja...hhhhhh semuanya kalis tidak
meninggalkan bekas samasekali dan ndak bisa mikir babar pisan blas.
rasanya sepi nyenyet ...suwung !!
khusus teman aku dia juga bisa obe dan ketika obe dia masih bisa
mikir.....!!

dan untuk manusia yang aku tahu om Bens...tidak terbatas !!

salam

--- In Spiritual-Indonesia@..., "benediktus_sudjanto"
<b_sdjnto@...> wrote:

>
> Wah, eunak tenan ya Mas & Jeng Rabucin cs, lama banget, saya cuma short
> time saja, tak lebih dari satu menit, kesannya yang lama..lama..lama...
>
> Suwung terus ya sepi,walau damai..bosen juga kelamaan ya.
> Masak di surga mendengar malaekat terus bernyanyi, main harpa, atau
> memuji-muji Tuhan terus menerus, atau coitus interuptus terus-menerus
> tanpa kemeng, minum anggur dan arak, klamutan madu dll, ya tetap bosan
> juga.
>
> Saya diberitahu oleh yang memberi tahu, bahwa menjadi manusia itu
> dambaan para roh, mereka pada ngantri, terutama futi-2, karena justru
> dengan menjadi manusia maka segala kemungkinan (potensi) tersedia dari
> mula untuk disain manusia.
> Ibaratnya manusia itu sudah ditempa dengan hebat, dimana semua kejahatan
> dan kebaikan bersatu, usel-2an, uwek-2an dan manusia tetap survive
> (sudah sesuai "grand design") sampai saat ini. Bahkan kalaupun sesudah
> hari "kiamat" manusia tetap ada tapi dengan versi updated &
> refined..fine...fine..begitu juga dunia ini tetap
> ada..ada..ada..terus..dan terus...terang terus dan terus terang.
>
> Salam,
> sudjanto
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "rabucin" <rabucin@>
> wrote:
> >
> > salam cintakasih selalu
> >
> > mas aku pernah mengalami suwung hampir dua hari,
> > istriku hampir 3 hari,
> > teman dan kakaku hampir 1 hari,
> >
> > ketika mereka kutanya :
> >
> > maukah dalam keadaan seperti itu,sepanjang hari ....sepanjang
> > waktu....jawabannya sama .....tidak mau..!!
> >
> > salam suwung
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "edy_pekalongan"
> > edy_pekalongan@ wrote:
> > >
> > > aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .
> > >
> > > =======++++++   peng-alam-an Suwung   ========++++++++
> > >
> > > teman mengatakan
> > > suwung adalah kekosongan
> > > tidak ada apa apa hanya kehampa - an
> > > suwung kok dibilang kosong melompong
> > > aku menganggap itu sebuah kata kata bohong
> > >
> > >
> > >  pengalaman ku di alam suwung
> > > merasa diri ini lenyap
> > > melebur menjadi satu
> > > sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau  mereka
> > >
> > > yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
> > > seperti daun yang sadar
> > >  merupakan bagian dari pohon
> > >
> > > hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
> > > dan merasa terpisah dari batang
> > > ketika mengalami ini
> > > tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
> > > yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
> > > dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
> > > yang saling berkaitan.
> > >
> > >
> > > ketika menyadari ini
> > > peng -alam-an suwung
> > > adalah merupakan pengalaman
> > > satu ikatan penuh
> > > seperti lingkaran sempurna
> > > tidak ada ujungnya
> > >
> > > apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
> > > kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
> > > yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan
> > >
> > > aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
> > > berusaha tidak hanyut di dalamnya
> > > dengan tetap menjaga kewaspadaan
> > > dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan
> > >
> > > sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
> > > dua kata yang
> > >  merangkum prinsip menjalani kehidupan
> > > eling lan waspodo
> > >
> > > terima kasih kepada
> > > leluhur yang meninggalkan warisan ini.
> > >
> > > peng- alam - an suwung ini
> > > hanya sebuah pengalaman pribadi
> > > tidak ada yang ditutup tutupi
> > > karena tidak ada lagi tutup
> > >
> > > jangan dipelajari
> > > karena ini bukan pelajaran
> > > tapi pengalaman
> > > alam-mi  saja
> > >
> > > 5 juli 2008
> > >
> > >  --------
> > > kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
> > > syair ,silahken saja.
> > >
> > >
> > > salam,
> > > edy
> > > pekalongan
> > >
> >
>



Parent Message unknown Re: Re: peng-alam-an suwung

by D Rahmat Hidayat :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Yth Mas Edy dan Mas Rabucin
Pengalaman suwung hanya bisa diceritakan oleh yg pernah mengalaminya. Apakah kita bisa mengalaminya? Bagaimana kita bisa sampai pada kondisi suwung? Bagaimana rasanya ketika kita bisa masuk dalam kondisi suwung? Mengapa ada yg menikmati? Mengapa ada yg merasa enak? Dalam kondisi yg bagaimana kita bisa menikmatinya. Sepanjang kita masih dalam kondisi maqom dimensi manusia biasa, saya kira kita masih harus menyadarinya bahwa kita adalah manusia biasa yg masih tunduk dengan sifat kemanusiaan kita yg masih memliki keterbatasan. Kecuali kita bisa masuk kedalam kondisi dan sifat ilahi.
Terima kasih
Wassalam
dadayrhidayat


----- Original Message ----
From: rabucin rabucin@...

salam cintakasih selalu

mas aku pernah mengalami suwung hampir dua hari,
istriku hampir 3 hari,
teman dan kakaku hampir 1 hari,

ketika mereka kutanya :

maukah dalam keadaan seperti itu,sepanjang hari ....sepanjang
waktu....jawabannya sama .....tidak mau..!!

salam suwung

--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "edy_pekalongan"
<edy_pekalongan@ ...> wrote:

>
> aku ingin menuliskan syair peng-alam -an tentang kondisi suwung .
>
> =======+++++ + peng-alam-an Suwung ========++++ ++++
>
> teman mengatakan
> suwung adalah kekosongan
> tidak ada apa apa hanya kehampa - an
> suwung kok dibilang kosong melompong
> aku menganggap itu sebuah kata kata bohong
>
>
> pengalaman ku di alam suwung
> merasa diri ini lenyap
> melebur menjadi satu
> sehingga tidak ada lagi saya dan dia atau mereka
>
> yang ada hanya keseluruhan menjadi satu
> seperti daun yang sadar
> merupakan bagian dari pohon
>
> hanya ranting bodoh yang merasa tidak terhubung dengan akar
> dan merasa terpisah dari batang
> ketika mengalami ini
> tidak ada lagi kehendak saya dan dia atau mereka
> yang ada adalah satu kehendak yang diterjemahkan
> dalam berbagai rupa kehendak di seluruh bagian
> yang saling berkaitan.
>
>
> ketika menyadari ini
> peng -alam-an suwung
> adalah merupakan pengalaman
> satu ikatan penuh
> seperti lingkaran sempurna
> tidak ada ujungnya
>
> apa saja diterima sebagai bagian dari takdir
> kehendak kecil adalah bagian dari kehendak besar
> yang merupakan master plan dari sang pencipta kehidupan
>
> aku kembali mengikuti aliran sungai kehidupan
> berusaha tidak hanyut di dalamnya
> dengan tetap menjaga kewaspadaan
> dan kesadaran akan awal dan akhir perjalanan
>
> sungguh cerdas manusia yang mengajarkan
> dua kata yang
> merangkum prinsip menjalani kehidupan
> eling lan waspodo
>
> terima kasih kepada
> leluhur yang meninggalkan warisan ini.
>
> peng- alam - an suwung ini
> hanya sebuah pengalaman pribadi
> tidak ada yang ditutup tutupi
> karena tidak ada lagi tutup
>
> jangan dipelajari
> karena ini bukan pelajaran
> tapi pengalaman
> alam-mi saja
>
> 5 juli 2008
>
> --------
> kalao ada yang mau menuliskan peng-alam-an spiritual dalam bentuk
> syair ,silahken saja.
>
>
> salam,
> edy
> pekalongan
>

 


     

Re: peng-alam-an suwung

by benediktus_sudjanto :: Rate this Message: