|
View:
New views
3 Messages
—
Rating Filter:
Alert me
|
|
|
Pemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok GayPemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok Gay
Posted by: "jam gadang" jam_gadang2003@... jam_gadang2003 Teman teman, berita atas kejadian Mutilasi yang diduga dilakukan oleh Ryan terhadap teman nya sangat bias terhadap kelompok gay. Baik berita yang dimedia maupun yang diungkapkan oleh para ahli psikolog dan kriminolog hampir semuanya menyudutkan kelompok gay. Para "ahli" lupa pelaku dan korban mutilasi bisa terjadi dan dilakukan oleh siapapun baik itu hetero, biseksual maupun homoseksual dan latar belakang yang lainnya. Tapi karena kebetulan pelakunya diduga adalah seorang gay dan korbannya adalah juga diduga seorang gay. Maka semua hal dikaitkan dengan ke gay an nya. Saya berpikir bahwa jika kasus dan pelaku mutilasi ini dilakukan oleh kelompok heteroseksual sudah dapat dipastikan yang dianggkat oleh media dan pemberitaannya seputar pada mutilasinya bukan pada heteroseksualnya. Padahal tidak sedikit juga bahwa pembunuhan yang diakibatkan oleh rasa cemburu juga dapat dilakukan oleh kelompok heteroseksual. Misalnya kasus - kasus pembakaran seorang suami kepada istri karena rasa cemburu. tetapi pemberitaan para media tidak mengacu pada seksualitas. Tidak ada yang mengatakan karena dia hetero maka dia membunuh istrinya. Jika ingin coba melihat bahwa seorang gay itu sangat posesif, saya mesti juga dilihat penyebabnya. Ada tekanan sosial yang membenci homophobia dan tekanan sosial yang selama ini kelompok gay terima. Walaupun tidak semua gay itu posesif masih banyak gay yang masih sangat rasional. Padahal sifat posesif itu sangat manusiawi dan dapat terjadi oleh siapapun dari latar belakang apapun. Ini beberapa contoh pernyataan para ahli : Pendapat ahli kriminolog Universitas Indonesia (UI) Andrianus Meliala. Menurut Andrianus, pembunuhan itu terjadi akibat ekses hubungan platonis dari cinta hubungan sejenis. : "Dari sisi akademis, hubungan cinta sejenis bukan hubungan yang sehat, seperti egosentrik. Kalau kita (kaum heteroseksual) bilang cinta, itu bukan berarti memiliki. Tapi bagi pasangan sejenis, cinta harus memiliki," katanya. Adrianus memaparkan, dalam cinta platonis, tidak ada istilah selingkuh atau pindah ke lain hati bagi pasangan sejenis. Mereka akan berpikir, dari pada pindah ke orang lain atau kehilangan pasangan maka lebih baik dimatikan saja. Jadi lose-lose, tidak ada yang dapat pasangannya. Selain itu semakin dikuatkan oleh� psikolog Liza Malrielly Djaprie, penyakit menyukai sesama jenis ini sebenarnya masih bisa disembuhkan asalkan tidak disebabkan gen atau pembawaan dari lahir. Pelaku hubungan seks sesama jenis yang dilatarbelakangi trend atau gaya hidup masih bisa disembuhkan dengan kemauan orang tersebut. "Tipe seorang gay yang bukan karena gen atau bawaan lahir seperti pendulum. Pendulum bisa digerakkan ke kiri atau ke kanan tergantung dari keinginan yang menggerakkan pendulum tersebut," jelas Liza. Dari kedua pendapat ahli tersebut jelas sekali cara pandang kedua ahli itu menggunakan kaca mata yang sangat homophobia. Kelompok krimonolog masih belum jernih melihat persoalan lebih dalam. belum lagi psikolog juga masih menggunakan kaca mata "lama" dengan kata dapat disembuhkan. Analisa yang digunakan masih sangat sangat dangkal dan menunjukan tidak paham persoalan gay secara lebih dalam. Saya sebagai bagian dari kelompok gay dan biseksual, meminta semua pihak untuk menyampaikan berita kepublik untuk persoalan Mutilasi lebih seimbang. Karena bagaimanapun kelompok gay selama ini sudah menjadi korban sistem heteroseksis. Mestinya kita semua dapat melihat persoalan ini lebih kritis lagi. Wasalam Toyo Koordinator Our Voice 021 - 92138925 / 081376 192516 |
|
|
Re: Pemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok Gaylha...persoalan lagi...
hehehehe... maap ya mbak Dinda...saya no comment...krn merasa ga paham dengan dunia homoseksual ato apapun namanya... -hera- --- In Spiritual-Indonesia@..., "adindatitiana" <adindatitiana@...> wrote: > > Pemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok Gay > > Posted by: "jam gadang" jam_gadang2003@... jam_gadang2003 > > > Teman teman, berita atas kejadian Mutilasi yang diduga dilakukan > oleh Ryan terhadap teman nya sangat bias terhadap kelompok gay. > > Baik berita yang dimedia maupun yang diungkapkan oleh para ahli > psikolog dan kriminolog hampir semuanya menyudutkan kelompok gay. > > Para "ahli" lupa pelaku dan korban mutilasi bisa terjadi dan dilakukan > oleh siapapun baik itu hetero, biseksual maupun homoseksual dan latar > belakang yang lainnya. > > Tapi karena kebetulan pelakunya diduga adalah seorang gay dan > korbannya adalah juga diduga seorang gay. Maka semua hal dikaitkan > dengan ke gay an nya. > > Saya berpikir bahwa jika kasus dan pelaku mutilasi ini dilakukan oleh > kelompok heteroseksual sudah dapat dipastikan yang dianggkat oleh > media dan pemberitaannya seputar pada mutilasinya bukan pada > heteroseksualnya. Padahal tidak sedikit juga bahwa pembunuhan yang > diakibatkan oleh rasa cemburu juga dapat dilakukan oleh kelompok > heteroseksual. Misalnya kasus - kasus pembakaran seorang suami kepada > istri karena rasa cemburu. tetapi pemberitaan para media tidak mengacu > pada seksualitas. Tidak ada yang mengatakan karena dia hetero maka dia > membunuh istrinya. > > Jika ingin coba melihat bahwa seorang gay itu sangat posesif, saya > mesti juga dilihat penyebabnya. Ada tekanan sosial yang membenci > homophobia dan tekanan sosial yang selama ini kelompok gay terima. > Walaupun tidak semua gay itu posesif masih banyak gay yang masih > sangat rasional. > > Padahal sifat posesif itu sangat manusiawi dan dapat terjadi oleh > siapapun dari latar belakang apapun. > > Ini beberapa contoh pernyataan para ahli : > > Pendapat ahli kriminolog Universitas Indonesia (UI) Andrianus Meliala. > Menurut Andrianus, pembunuhan itu terjadi akibat ekses hubungan > platonis dari cinta hubungan sejenis. : > "Dari sisi akademis, hubungan cinta sejenis bukan hubungan yang sehat, > seperti egosentrik. Kalau kita (kaum heteroseksual) bilang cinta, itu > bukan berarti memiliki. Tapi bagi pasangan sejenis, cinta harus > memiliki," katanya. > > Adrianus memaparkan, dalam cinta platonis, tidak ada istilah selingkuh > atau pindah ke lain hati bagi pasangan sejenis. Mereka akan berpikir, > dari pada pindah ke orang lain atau kehilangan pasangan maka lebih > baik dimatikan saja. Jadi lose-lose, tidak ada yang dapat pasangannya. > > Selain itu semakin dikuatkan oleh� psikolog Liza Malrielly > penyakit menyukai sesama jenis ini sebenarnya masih bisa disembuhkan > asalkan tidak disebabkan gen atau pembawaan dari lahir. Pelaku > hubungan seks sesama jenis yang dilatarbelakangi trend atau gaya hidup > masih bisa disembuhkan dengan kemauan orang tersebut. > > "Tipe seorang gay yang bukan karena gen atau bawaan lahir seperti > pendulum. Pendulum bisa digerakkan ke kiri atau ke kanan tergantung > dari keinginan yang menggerakkan pendulum tersebut," jelas Liza. > > > Dari kedua pendapat ahli tersebut jelas sekali cara pandang kedua ahli > itu menggunakan kaca mata yang sangat homophobia. Kelompok krimonolog > masih belum jernih melihat persoalan lebih dalam. belum lagi psikolog > juga masih menggunakan kaca mata "lama" dengan kata dapat disembuhkan. > Analisa yang digunakan masih sangat sangat dangkal dan menunjukan > tidak paham persoalan gay secara lebih dalam. > > Saya sebagai bagian dari kelompok gay dan biseksual, meminta semua > pihak untuk menyampaikan berita kepublik untuk persoalan Mutilasi > lebih seimbang. > Karena bagaimanapun kelompok gay selama ini sudah menjadi korban > sistem heteroseksis. Mestinya kita semua dapat melihat persoalan ini > lebih kritis lagi. > > Wasalam > > > Toyo > > > Koordinator Our Voice > 021 - 92138925 / 081376 192516 > |
|
|
Re: Pemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok GayTerima kasih atas INFO yang dikirimkan oleh Rekan Adinda Titiana.
Menurut saya, yang PALING PENTING dari info ini adalah nomor telpon yang dicantumkan paling bawah itu, dari suatu organisasi yang bernama "Our Voice". Saya cuma bisa mengira-ngira aja itu nomor telpon apaan, tapi MAYBE nomor2 itu akan bisa membantu banyak teman2 disini yang sedang terkena sindrom GAY SCHOCK, yaitu ketika tiba2 merasa tertarik dengan lawan jenis yang sebenarnya termasuk normal2 saja. Secara kejiwaan kita itu BISA tertarik kepada lawan jenis ataupun sesama jenis, itu normal2 saja dan BUKAN suatu penyakit. Saya sendiri kadang2 tertarik sama brondong yang very cute, walopun TIDAK berarti bahwa saya akan memutilasi brondong itu. Nggak lah, emangnya saya kanibal, hmmm hmmm hmmm... So, karena saya ini BUKAN seorang aktivis gay, walaupun ngerti juga sedikit2 tentang hal2 begituan, maka saya akan menyarankan agar teman2 yang CURIOUS untuk menghubungi nama dan nomor2 telpon itu buat nanya2: > Toyo > > Koordinator Our Voice > 021 - 92138925 / 081376 192516 Maybe itu BIRO JODOH juga, siapa tahu aja, hmmm hmmm hmmm... Leo --- In Spiritual-Indonesia@..., "adindatitiana" <adindatitiana@...> wrote: > > Pemberitaan Mutilasi Sangat Menyudutkan Kelompok Gay > > Posted by: "jam gadang" jam_gadang2003@... jam_gadang2003 > > Teman teman, berita atas kejadian Mutilasi yang diduga dilakukan > oleh Ryan terhadap teman nya sangat bias terhadap kelompok gay... > > Wasalam > > Toyo > > Koordinator Our Voice > 021 - 92138925 / 081376 192516 |
| Free Forum Powered by Nabble | Forum Help |