Kenali Allah

View: New views
17 Messages — Rating Filter:   Alert me  

Kenali Allah

by Mochlas Hendra :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

 Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang jadi
pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral dari
Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog antara
seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang guru.¡¨Apakah
kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah, apakah
kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan itu
tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya ¡¨Apakah
kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru anak
cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said Hawwa)
Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal kita.
Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang anca
indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak pada
akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
(AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-hal
di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti mengenai
alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca indera
kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam roh
tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, ¡¨Roh
itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghoibselain
Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal Allah?
Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-tanda
keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa harus
seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu pun
yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah menjelaskan,
indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita tidak
mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha Suci
dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah
bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka apakah
kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada yang
demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel ayat-
ayat Al Qur¡¦an di atas.

Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja sudah
merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari 5
bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis dengan
bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?. Berapa
banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah itu
benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya. Itu
baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur semuanya
itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang menggugah
manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang mengetahui¡¨
dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?„h
Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?„h
Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
sadar?„hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
cairan empedu dll?„hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari, 7
hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak mungkin
tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan kalau
dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah kita
juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi, kalau
bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang bernama
nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan kali
dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya nyamuk?
Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk hidup
yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari itu....¡¨
(QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus mengurus
(makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi
Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan mereka
dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari ilmu
Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah
dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al Qur¡¦an.Al
Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨(Al
Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya
mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-firmanNya
dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan Allah.
Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan sesama
manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut yang
terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
analoginya. Insya Allah

Hendra


Re: Kenali Allah

by benediktus_sudjanto-3 :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Semuanya juga tanda dan bukti sebagian keberadaan Allah yang dapat
kita pikir dan rasakan. Yang terbesar adalah diri kita masing-2 untuk
diri kita masing-2, makanya kenalilah diri sendiri, maka kenal dengan
Allah..tahu orang tua sejati kita.
Kitab hanya sarana, dan bukan hanya satu kitab tetapi semua kitab dan
semua yang bukan kitab.

--- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
<hendramochlas@...> wrote:

>
>  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
> jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang jadi
> pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral dari
> Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
> tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
> yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog antara
> seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
> anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
> Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
> kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
> menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
guru.¡¨Apakah

> kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah, apakah
> kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan itu
> tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
> kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya ¡¨Apakah
> kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru anak
> cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said Hawwa)
> Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal kita.
> Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang anca
> indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
> Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
> beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
> denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak pada
> akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
> yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-hal
> di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
> mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti mengenai
> alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
> karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca indera
> kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam roh
> tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, ¡¨Roh
> itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghoibselain
> Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal Allah?
> Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
> Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
> yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
> carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-tanda
> keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
> Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
> tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa harus
> seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
> penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu pun
> yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah menjelaskan,
> indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
> Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita tidak
> mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
> ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
> dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha Suci
> dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
> kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
> Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah
> bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka apakah
> kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
> tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
> berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada yang
> demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel ayat-
> ayat Al Qur¡¦an di atas.
>
> Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja sudah
> merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
> dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
> ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
> sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
> manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
> hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari 5
> bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
> Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis dengan
> bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
> punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
> bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
> kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
> bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
> Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
> benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?. Berapa
> banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah itu
> benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya. Itu
> baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
> jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur semuanya
> itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
> memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
> menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
> banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang menggugah
> manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang mengetahui¡¨
> dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
> peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
> kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
> diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?„h
> Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
> otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
> karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?„h
> Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
> pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
> protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
> lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
> sadar?„hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
> melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
> vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
> cairan empedu dll?„hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
> memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari, 7
> hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
> memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak mungkin
> tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan kalau
> dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah kita
> juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi, kalau
> bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
> denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
> makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
> Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
> tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang bernama
> nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
> yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
> bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan kali
> dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya nyamuk?
> Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
> Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
> sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk hidup
> yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
> membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari itu....¡¨
> (QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
> makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
> ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
> dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
> saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
> jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
> disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus mengurus
> (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
> yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi
> Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan mereka
> dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari ilmu
> Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
> langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
> dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
> dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah
> dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
> atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
> FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al Qur¡¦an.Al
> Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
> Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
> Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
> Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
> MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨(Al
> Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya
> mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
> bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
> berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
> berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
> mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-firmanNya
> dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan Allah.
> Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan sesama
> manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
> berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut yang
> terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
> analoginya. Insya Allah
>
> Hendra
>



Re: Re: Kenali Allah

by adji mudhita :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Tuhan bersemayam di hati setiap Insan.
makanya jarang orang yang menyangka itu.
mereka fikir Tuhan ada di suatu tempat di luar dirinya.

pernah perhatikan kubah masjid?
itu adalah simbol Hati manusia.
dimana setiap Insan seyogyanya bersujud dengan Hatinya, apa adanya, jujur
adanya.

salam kenal mas Hendra,
adji
.

--- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
<hendramochlas@...> wrote:

>
>  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
> jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang jadi
> pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral dari
> Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
> tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
> yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog antara
> seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
> anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
> Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
> kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
> menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
guru.¡¨Apakah

> kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah, apakah
> kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan itu
> tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
> kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya ¡¨Apakah
> kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru anak
> cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said Hawwa)
> Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal kita.
> Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang anca
> indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
> Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
> beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
> denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak pada
> akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
> yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-hal
> di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
> mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti mengenai
> alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
> karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca indera
> kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam roh
> tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, ¡¨Roh
> itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghoibselain
> Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal Allah?
> Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
> Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
> yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
> carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-tanda
> keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
> Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
> tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa harus
> seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
> penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu pun
> yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah menjelaskan,
> indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
> Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita tidak
> mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
> ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
> dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha Suci
> dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
> kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
> Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah
> bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka apakah
> kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
> tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
> berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada yang
> demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel ayat-
> ayat Al Qur¡¦an di atas.
>
> Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja sudah
> merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
> dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
> ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
> sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
> manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
> hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari 5
> bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
> Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis dengan
> bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
> punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
> bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
> kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
> bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
> Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
> benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?. Berapa
> banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah itu
> benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya. Itu
> baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
> jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur semuanya
> itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
> memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
> menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
> banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang menggugah
> manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang mengetahui¡¨
> dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
> peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
> kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
> diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?"h
> Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
> otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
> karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?"h
> Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
> pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
> protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
> lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
> sadar?"hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
> melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
> vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
> cairan empedu dll?"hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
> memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari, 7
> hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
> memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak mungkin
> tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan kalau
> dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah kita
> juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi, kalau
> bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
> denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
> makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
> Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
> tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang bernama
> nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
> yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
> bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan kali
> dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya nyamuk?
> Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
> Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
> sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk hidup
> yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
> membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari itu....¡¨
> (QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
> makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
> ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
> dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
> saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
> jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
> disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus mengurus
> (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
> yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi
> Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan mereka
> dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari ilmu
> Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
> langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
> dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
> dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah
> dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
> atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
> FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al Qur¡¦an.Al
> Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
> Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
> Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
> Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
> MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨(Al
> Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya
> mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
> bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
> berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
> berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
> mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-firmanNya
> dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan Allah.
> Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan sesama
> manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
> berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut yang
> terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
> analoginya. Insya Allah
>
> Hendra
>



------------------------------------

Yahoo! Groups Links






Re: Kenali Allah

by IGusti Agung :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message


Mencari Allah lewat buku sama dengan belajar naik sepeda
dengan membaca buku.........

salam " just do it"
      Nike.











--- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
<hendramochlas@...> wrote:
>
>  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
> jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang
jadi
> pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral
dari
> Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
> tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
> yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog
antara
> seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
> anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
> Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
> kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
> menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
guru.¡¨Apakah
> kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah,
apakah
> kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan
itu
> tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
> kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya
¡¨Apakah
> kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru
anak
> cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said
Hawwa)
> Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal
kita.
> Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang
anca
> indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
> Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
> beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
> denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak
pada
> akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
> yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-
hal
> di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
> mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti
mengenai
> alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
> karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca
indera
> kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam
roh
> tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah,
¡¨Roh
> itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara
ghoibselain
> Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal
Allah?
> Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
> Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
> yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
> carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-
tanda
> keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
> Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
> tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa
harus
> seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
> penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu
pun
> yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah
menjelaskan,
> indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
> Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita
tidak
> mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
> ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
> dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha
Suci
> dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
> kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
> Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan
Allah
> bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka
apakah
> kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
> tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
> berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada
yang
> demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel
ayat-
> ayat Al Qur¡¦an di atas.
>
> Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja
sudah
> merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
> dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
> ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
> sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
> manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
> hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari
5
> bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
> Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis
dengan
> bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
> punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
> bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
> kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
> bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
> Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
> benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?.
Berapa
> banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah
itu
> benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya.
Itu
> baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
> jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur
semuanya
> itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
> memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
> menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
> banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang
menggugah
> manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang
mengetahui¡¨

> dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
> peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
> kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
> diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?„h
> Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
> otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
> karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?„h
> Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
> pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
> protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
> lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
> sadar?„hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
> melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
> vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
> cairan empedu dll?„hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
> memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari,
7
> hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
> memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak
mungkin
> tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan
kalau
> dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah
kita
> juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi,
kalau
> bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
> denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
> makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
> Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
> tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang
bernama
> nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
> yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
> bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan
kali
> dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya
nyamuk?
> Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
> Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
> sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk
hidup
> yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
> membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari
itu....¡¨
> (QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
> makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
> ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
> dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
> saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
> jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
> disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus
mengurus
> (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
> yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di
sisi
> Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan
mereka
> dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari
ilmu
> Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
> langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
> dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
> dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu
Allah
> dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
> atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
> FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al
Qur¡¦an.Al
> Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
> Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
> Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
> Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
> MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨
(Al
> Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan
supaya
> mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
> bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
> berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
> berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
> mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-
firmanNya
> dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan
Allah.
> Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan
sesama
> manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
> berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut
yang
> terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
> analoginya. Insya Allah
>
> Hendra
>



Re: Kenali Allah

by benediktus_sudjanto-3 :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

hebatnya belajar naik sepeda lewat buku adalah:
- tak perlu punya atau pinjam sepeda
- tak perlu keliling jalan
- tak bakalan jatuh
- tak bakalan nabrak atau ketabrak
- langsung bisa
- bisa keliling jalan dan bahkan keluar-masuk awan
- bisa boncengin orang sekampung bergantian tanpa capek
- dll sesuai imajinasi

'just read it'
'let imagine'
'No Duit'

--- In Spiritual-Indonesia@..., "IGusti Agung"
<agungpindha@...> wrote:

>
>
> Mencari Allah lewat buku sama dengan belajar naik sepeda
> dengan membaca buku.........
>
> salam " just do it"
>       Nike.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
> <hendramochlas@> wrote:
> >
> >  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
> > jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang
> jadi
> > pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral
> dari
> > Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
> > tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
> > yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog
> antara
> > seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
> > anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
> > Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
> > kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
> > menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
> guru.¡¨Apakah
> > kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> > lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah,
> apakah
> > kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan
> itu
> > tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
> > kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya
> ¡¨Apakah
> > kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> > menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru
> anak
> > cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said
> Hawwa)
> > Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> > mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal
> kita.
> > Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang
> anca
> > indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
> > Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
> > beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
> > denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak
> pada
> > akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
> > yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> > (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> > indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> > sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-
> hal
> > di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
> > mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti
> mengenai
> > alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
> > karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca
> indera
> > kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam
> roh
> > tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah,
> ¡¨Roh
> > itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> > melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> > seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara
> ghoibselain
> > Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal
> Allah?
> > Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
> > Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> > membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
> > yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
> > carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-
> tanda
> > keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
> > Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
> > tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa
> harus
> > seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
> > penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu
> pun
> > yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah
> menjelaskan,
> > indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
> > Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita
> tidak
> > mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
> > ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
> > dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha
> Suci
> > dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
> > kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
> > Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan
> Allah
> > bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka
> apakah
> > kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
> > tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
> > berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada
> yang
> > demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
> > mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel
> ayat-
> > ayat Al Qur¡¦an di atas.
> >
> > Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja
> sudah
> > merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
> > dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
> > ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
> > sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
> > manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
> > hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari
> 5
> > bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
> > Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis
> dengan
> > bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
> > punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
> > bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
> > kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
> > bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
> > Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
> > benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?.
> Berapa
> > banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah
> itu
> > benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya.
> Itu
> > baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
> > jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur
> semuanya
> > itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
> > memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
> > menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
> > banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang
> menggugah
> > manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
> > mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang
> mengetahui¡¨
> > dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
> > peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
> > kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
> > diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?„h
> > Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
> > otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
> > karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?„h
> > Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
> > pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
> > protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
> > lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
> > sadar?„hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
> > melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
> > vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
> > cairan empedu dll?„hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
> > memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari,
> 7
> > hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
> > memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak
> mungkin
> > tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan
> kalau
> > dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah
> kita
> > juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi,
> kalau
> > bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
> > denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
> > makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
> > Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
> > tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang
> bernama
> > nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
> > yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
> > bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan
> kali
> > dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya
> nyamuk?
> > Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
> > Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
> > sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk
> hidup
> > yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
> > membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari
> itu....¡¨
> > (QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
> > makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
> > ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
> > dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
> > saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
> > jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
> > disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus
> mengurus
> > (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
> > yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di
> sisi
> > Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan
> mereka
> > dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari
> ilmu
> > Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
> > langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
> > dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
> > dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu
> Allah
> > dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
> > atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
> > FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al
> Qur¡¦an.Al
> > Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
> > Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
> > Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
> > Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
> > MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨
> (Al
> > Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan
> supaya
> > mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
> > bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
> > berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
> > berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
> > mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-
> firmanNya
> > dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan
> Allah.
> > Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan
> sesama
> > manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
> > berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut
> yang
> > terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
> > analoginya. Insya Allah
> >
> > Hendra
> >
>



RE: Re: Kenali Allah

by nanasurjatna :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message

Mas Agung....  He he he

Ga sambil baca buku aja udah pernah jatuh ketiban sepeda....
Gara-gara dinamo lampu (sepeda kuno) merosot....

Salam nuntun sepeda

Nana


-----Original Message-----
From: Spiritual-Indonesia@...
[mailto:Spiritual-Indonesia@...] On Behalf Of IGusti Agung
Sent: Friday, September 05, 2008 8:34 AM
To: Spiritual-Indonesia@...
Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: Kenali Allah



Mencari Allah lewat buku sama dengan belajar naik sepeda
dengan membaca buku.........

salam " just do it"
      Nike.











--- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
<hendramochlas@...> wrote:
>
>  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?Seberapa
> jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat yang
jadi
> pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral
dari
> Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada Allah,
> tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat denganAllah
> yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog
antara
> seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak- anakmuridnya

> di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di
> Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan
> kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak menjawab,
> ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
guru.¡¨Apakah
> kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah,
apakah
> kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti, Tuhan
itu
> tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.sejenak
> kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya
¡¨Apakah
> kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨ seru
anak
> cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨, Said
Hawwa)
> Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal
kita.
> Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang
anca
> indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain ciptaan
> Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing atau
> beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya
> denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak
pada
> akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada alam
> yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-
hal
> di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal. Semisal
> mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti
mengenai
> alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup
> karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca
indera
> kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam
roh
> tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah,
¡¨Roh
> itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara
ghoibselain
> Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal
Allah?
> Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal
> Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai semua
> yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa,
> carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-
tanda
> keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al
> Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit (termasuk
> tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).Mengapa
harus
> seperti ini? Allah telah berfirman,¡¨Dia tidak dapat dicapai oleh
> penglihatan mata....¡¨ (QS al An¡¦am:103)¡¨....Tidak ada sesuatu
pun
> yang serupa dengan Dia....¡¨(QS asy Syura:11)Allah telah
menjelaskan,
> indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan
> Allah.Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita
tidak
> mampu. Padahal matahari hanyabagian yang sangat kecil dibanding
> ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak
> dapatmembayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha
Suci
> dari segala rekayasa danbentuk khayalan manusia.Jadi kembali, mari
> kita kenal Allah melalui tanda-tanda yang ada di bumi dan langit.
> Allahberfirman:¡¨Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan
Allah
> bagi orang-orang yang yakin danjuga pada dirimu sendiri, maka
apakah
> kamu tidak memperhatikan?¡¨ (adz Dzaariyaat:20-21)¡¨Dan, diantara
> tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
> berlain-lainan bahasamu dan warna kulit mu. Sesungguhnya, pada
yang
> demikian itu benar-benarterdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨(QS ar Ruum:22)Bukankah sudah jelas dari dua sampel
ayat-
> ayat Al Qur¡¦an di atas.
>
> Bagaimana bahasa diantara manusia bisa berbeda-beda? Itu saja
sudah
> merupakan pertanyaanyang sulit untuk dijawab. Apakah bahasa timbul
> dan tumbuh dengan sendirinya? Atau setiapdaerah ada seorang yang
> ahli pengarang bahasa untuk daerahnya? Atau...bahasa memang
> sudahdimasukan satu paket dalam pengetahuan bahasa dalam diri
> manusia oleh Allah?.Hanya Allah Yang Maha Tahu.Mari kita hitung-
> hitung. Satu propinsi di pulau Jawa saja, bisa terdapat lebih dari
5
> bahasa dandialek yang tidak bisa dibilang sama. Misalnya, Bahasa
> Sunda. Bahasa Sunda di Bandung tidakbisa dibilang sama persis
dengan
> bahasa Sunda di Bogor atau daerah Banten. Belum lagiCirebon yang
> punya bahasa sendiri (bahasa sunda bukan tetapi bahasa jawa juga
> bukan),padahal letak geografis Cirebon hanya terpisah beberapa
> kilometer dari kuningan yangberbahasa Sunda. Apalagi kalau kita
> bicara dengan ruang lingkup yang lebih luas, satu negaramisalnya.
> Berapa banyak ragam bahasa dan dialek di Indonesia? Belum lagi di
> benua Asia?Apalagi kalau bicara dengan ruang lingkup dunia?.
Berapa
> banyak ragam bahasa dan dialek diseluruh muka bumi ini? Bukankah
itu
> benar-benar tanda kekuasaan Allah, kalau kita maumemikirkannya.
Itu
> baru bahasa!. Warna kulit manusia yang berbeda-beda, bukankah itu
> jugatanda-tanda yang jelas. Bahwa ada ¡¨Zat¡¨ yang mengatur
semuanya
> itu, kalau kita maumenggunakan potensi akal dan memang mau
> memikirkan hal tersebut. Semua jelas dan terangkalau kita mau
> menggunakan potensi akal kita. Sampai-sampai kalau kita perhatikan
> banyaksekali redaksional Firman Allah dalam Al Qur¡¦an yang
menggugah
> manusia untukmengoptimalkan akalnya.¡¨Bagi orang-orang yang
> mengetahui¡¨,¡¨Bagi kaum yang berfikir¡¨,¡¨Bagi kaum yang
mengetahui¡¨

> dan¡¨Orang-orang yang berakal¡¨.Sehingga, sayang sekali kalau
> peringatan itu tidak benar-benar kita tindaklanjuti.Sekarang mari
> kita melihat lagi, apa tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada dalam
> diri kita.Pernahkah kita memikirkan hal-hal semisal di bawah ini?„h
> Makanan yang masuk ke mulut kita, dikunyah oleh gigi dan secara
> otomatis kelenjarludah mengeluarkan enzim ptialin yang menguraikan
> karbohidrat. Apakah kita mampumengontrol enzim ptialin tersebut?„h
> Ketika makanan tadi menuju lambung, ia akan dicampur dengan enzim
> pepsin, renin danHCL. Dan lambung kita dengan pintar mencerna
> protein dan lemak selama kurang lebih 3-5 jam! Apakah kepintaran
> lambung kita mencerna, adalah karena perintah dari akal kitasecara
> sadar?„hAtau, apakah kita pernah mengajari organ hati kita untuk
> melakukan detoksifikasi(memusnahkan racun), menyimpan glikogen dan
> vitamin A serta membuat enzim-enzim tertentu seperti kolesterol,
> cairan empedu dll?„hAtau, apakah kita yang memerintahkan dan terus
> memantau kerja paru-paru untuk terusmenghisap udara 24 jam sehari,
7
> hari perminggu dan 12 bulan setahun,,,terus menerus?Bisakah kita
> memungkiri adanya Zat yang mengatur organ tubuh kita? Tidak
mungkin
> tubuhkita bekerja sedemikian pintar dengan sendirinya! Bahkan
kalau
> dipikir-pikir, organ-organ itulebih pintar dari kita? bukankah
kita
> juga organ tubuh! Oh..betapa terbatasnya ilmu kita.Belum lagi,
kalau
> bicara tanda-tanda kekuasaan Allah di luar tubuh kita. Bagaimana
> denganmakhluk hidup lain? Misalnya Domba & Rusa, keduanya memakan
> makanan yang sama, yaiturumput. Tetapi output nya berbeda-beda.
> Domba bisa menghasilkan bulu yang lebat tetapi rusamenghasilkan
> tanduk yang indah dan keras.Atau ambillah makhluk kecil yang
bernama
> nyamuk, sipenghisap darah. Bukankah ia suatumahkluk ciptaan Allah
> yang luar biasa. Kecil, rapuh, tetapi bisa terbang dengan lincah,
> bisamenghisap darah bisa membuat manusia yang besarnya ratusan
kali
> dari tubuhnya menjaditidak berdaya. Dari mana asal-muasalnya
nyamuk?
> Pasti ada Pencipta dan ada yang Mengaturnyamuk-nyamuk itu?
> Jawabannya bahwa Zat pencipta itu pasti bukan manusia. Dan
> sejatinya,ternyata nyamuk hanya 1 dari milyaran jenis makhluk
hidup
> yang ada di bumi dan langit ini.¡¨Sesungguhnya Allah tidak segan
> membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecildari
itu....¡¨
> (QS al Baqarah:26)Coba kalau checklist di atas kita kembangkan ke
> makhluk hidup lainnya: capung, gajah, buaya,burung elang, cacing,
> ikan paus, amuba, lintah, benalu, pohon pisang
> dll ....Allahuakbar.....hanya orang yang dungu, bodoh dan stupid
> saja yang tidak melihat tanda-tandakekuasaan Allah yang sedemikian
> jelas,,, sejelas-jelasnya.¡§Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
> disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terusmenerus
mengurus
> (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa
> yangdi langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di
sisi
> Allah tanpa izin-Nya? Allahmengetahui apa-apa yang di hadapan
mereka
> dan di belakang mereka, dan mereka tidakmengetahui apa-apa dari
ilmu
> Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi* Allah meliputi
> langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya,
> dan Allah MahaTinggi lagi Maha besar¡¨. (QS Al Baqarah:255)*Kursi
> dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu
Allah
> dan ada pula yangmengartikan dengan kekuasaan-Nya.Tanda-tanda lain
> atau sarana lain untuk mengenal Allah adalah melalui Firman-
> FirmanNya. Dimana Firman Allah berada? ......ya betul...Al
Qur¡¦an.Al
> Qur¡¦an adalah juga merupakan sarana untuk mengenal Allah.
> Berbahagialah orang yangsering dan intensif berinteraksi dengan Al
> Qur¡¦an. Karena berarti ia sedang dan terus dalamproses mengenal
> Tuhannya dan terus menyakinkan dirinya bahwa Allahlah Ilah Yang
> MahaEsa yang harus ia sembah selama hayat masih dikandung badan.¡¨
(Al
> Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan
supaya
> mereka diberiperingatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
> bahwasanya Dia adalah Tuhan yangMaha Esa dan agar orang-orang yang
> berakal mengambil pelajaran¡¨. (QS Ibrahim:52)Semakin dalam kita
> berinteraksi dan memahami Al Qur¡¦an. Firman-firmanNya akan
> mengisimemori otak kita. Semakin kita kenal dengan Firman-
firmanNya
> dalam Al Qur¡¦an, makasemakin kenal dan dekat pula kita dengan
Allah.
> Bukankah, hal ini juga terjadi ketika kitaberhubungan dengan
sesama
> manusia? Semakin kita akrab dengan seseorang. Semakin seringkita
> berkomunikasi dan semakin sering pula kata-kata orang tersebut
yang
> terngiang-ngiang dipikiran kita. Sebenarnya, ya hanya sesimpel itu
> analoginya. Insya Allah
>
> Hendra
>



------------------------------------

Yahoo! Groups Links





Re: Kenali Allah

by IGusti Agung :: Rate this Message:

Reply to Author | View Threaded | Show Only this Message




saya ada sepeda seperti itu yang akan saya jual,
please read my adverts in today trading post..

                 FOR SALE !!

    Brand new push bike , unlimited imagination,
    Also brand new , never use Air Guitar .
     $ 84.99.. for the lot , will seperate.
    Free Postage and handling , will post around the world.
    Thank you.....






--- In Spiritual-Indonesia@..., "benediktus_sudjanto"
<benediktus_sudjanto@...> wrote:

>
> hebatnya belajar naik sepeda lewat buku adalah:
> - tak perlu punya atau pinjam sepeda
> - tak perlu keliling jalan
> - tak bakalan jatuh
> - tak bakalan nabrak atau ketabrak
> - langsung bisa
> - bisa keliling jalan dan bahkan keluar-masuk awan
> - bisa boncengin orang sekampung bergantian tanpa capek
> - dll sesuai imajinasi
>
> 'just read it'
> 'let imagine'
> 'No Duit'
>
> --- In Spiritual-Indonesia@..., "IGusti Agung"
> <agungpindha@> wrote:
> >
> >
> > Mencari Allah lewat buku sama dengan belajar naik sepeda
> > dengan membaca buku.........
> >
> > salam " just do it"
> >       Nike.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > --- In Spiritual-Indonesia@..., "hendramochlas"
> > <hendramochlas@> wrote:
> > >
> > >  Apa yang anda ketahui mengenai Allah Subhanahu wata¡¦ala?
Seberapa
> > > jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata¡¦ala? Allah lah Zat
yang
> > jadi
> > > pusat darisegala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral
> > dari
> > > Al Qur¡¦an. Adalah hal yang naif bilakita beribadah kepada
Allah,
> > > tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat
denganAllah
> > > yang kita sembah. ¡¨Tak kenal maka tak sayang¡¨.Berikut dialog
> > antara
> > > seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-
> > > anakmuridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD
di
> > > Indonesia)¡¨Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di
depan
> > > kalian?¡¨ Sang Guru bertanya.Anak-anak muridnya serentak
> > > menjawab, ¡¨ya¡¨.¡¨Baik, itu berarti saya ada.¡¨ kata sang
> > guru.¡¨Apakah
> > > kalian melihat papan tulis itu?¡¨ tanyanya lebih
> > > lanjut.¡¨Ya¡¨ ....¡¨berarti meja itu benar-benar ada¡¨¡¨Nah,
> > apakah
> > > kalian melihat Tuhan?¡¨¡¨Tidak¡¨ jawab para murid.¡¨Berarti,
Tuhan
> > itu
> > > tidak ada.¡¨ Guru tersebut menjawab dengan cepat dan
yakin.sejenak
> > > kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya
> > ¡¨Apakah
> > > kalian melihatakal guru kita?¡¨Serentak mereka
> > > menjawab ¡¨Tidak¡¨¡¨Berarti, Guru kita tidak ada akalnya¡¨
seru
> > anak
> > > cerdas itu.(dikutip dari buku ¡¨Allah Subhanahu wata¡¦ala¡¨,
Said
> > Hawwa)
> > > Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?Kadang kita
> > > mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal
> > kita.
> > > Tahukahanda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan
kadang
> > anca
> > > indera kita lebih lemahdibandingkan dengan makhluk lain
ciptaan
> > > Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalahdengan anjing
atau
> > > beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan
seterusnya
> > > denganindera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya
terletak
> > pada
> > > akal kita. Tetapi sayangnya akalkita pun hanya terbatas pada
alam
> > > yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita
> > > (AbdurrahmanHabanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca
> > > indera kita hanya mampu berinteraksidengan dunia, maka ¡¨hanya
> > > sebatas dunia¡¨ saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita.
Hal-
> > hal
> > > di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal.
Semisal
> > > mengenai ¡¨Roh¡¨, nyaris takakan ada penemuan yang berarti
> > mengenai
> > > alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia
hidup
> > > karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca
> > indera
> > > kita.Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi
alam
> > roh
> > > tersebut.¡¨Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh.
Katakanlah,
> > ¡¨Roh
> > > itu termasuk urusan Tuhankudan tidaklah kamu diberi
pengetahuan
> > > melainkan sedikit¡¨ (Qs al Israa:85)¡¨Katakanlah, ¡¨Tidak ada
> > > seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara
> > ghoibselain
> > > Allah...¡¨ (QS an Naml:65).Jadi bagaimana dong, cara mengenal
> > Allah?
> > > Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk
mengenal
> > > Allah harus kita lakukansecara sengaja, dan dengan hasrat yang
> > > membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yangmenguasai
semua
> > > yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan
bahwa,
> > > carapaling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-
> > tanda
> > > keberadaannya melaluiayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam
Al
> > > Qur¡¦an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi danlangit
(termasuk
> > > tanda-tandanya yang terdap